Cara Membuat Novel Fantasi: Tips Lengkap dari A sampai Z

 


Apa yang dimaksud Cerita Fantasi?


Berbicara mengenai genre fantasi, ini merupakan satu genre yang tidak ada habisnya untuk diceritakan. Genre yang mengambil batas antara kewajaran dan ketidak normalan ini merupakan satu genre yang sebenarnya juga tidak mudah untuk dituliskan.


Dalam menuliskan genre ini sangat diperlukan kecakapan dan kemahiran dari penulis memainkan unsur-unsur pendukung cerita. Hal ini supaya pembaca tidak bosan ketika membaca cerita yang kita buat.


Cakupan fantasi sangat luas sekali, cerita fantasi tidak sempit dan sangat banyak ide yang ada di sekitar kita yang bisa difantasikan, fantasi bercerita dari yang sifatnya historikal sampai distopia.


Terkadang kebanyakan orang menganggap fantasi merupakan segala sesuatu yang di luar nalar manusia normal. Padahal, dalam genre fantasi terdapat logika masuk akal yang selaras dengan dunia fantasi yang penulis tuliskan.


Dalam segi latar latar cerita fantasi juga terbagi dalam dua pilihan latar, yang pertama dibuat dengan latar dunia nyata, tentu disini diberlakukan perubahan-perubahan agar menjadi layak untuk fantasi, seperti perjalanan waktu, dan kejadian-kejadian lainnya misal karena suatu hal terpesat ke kerajaan zaman dahulu, masuk ke dalam sebuah buku, atau seseorang yang dibuang dari kehidupan lain dan masuk ke dalam dunia yabg sekarang.


Namun ada juga fantasi yang latar ceritanya dibangun berdasarkan daya imajinasi penulisnya, dalam hal latar seperti ini penulis menciptakan dunia baru dan tatanan baru semua murni didasarkan kreatifitas dan imajinasi penulisnya.



Hal Penting Dalam Membangun Dunia Baru Pada Cerita Fantasi.


Dalam membuat cerita fantasi yang dibangun berdasarkan dunia baru dari daya imajinasi penulis, ada beberapa hal dalam yang diperlukan untuk membangun dunia baru tersebut:


1. Bahasa. Bahasa merupakan elemen penting dalam membangun dunia baru, karena bahasa dipakai untuk sarana komunikasi. Dalam menyusun cerita ini kita bisa bereksperimen supaya nantinya bisa menghasilkan bahasa yang orisinil untuk dipakai karakter kita berkomunikasi.


2. Cerita Rakyat. Indonesia merupakan negara yang sangat luas, dengan wilayah yang luas itu kita mempunya cerita rakyat atau mitologi tersendiri. Dalam membangun cerita fantasi kita bisa mengolah beberapa cerita rakyat untuk dijadikan bahan cerita kita.


3. Politik atau Kekuatan. Untuk menghidupkan cerita yang kita buat, kita harus merumuskan bagaimana sistem politik dalam dunia yang kita bangun, dan bagaimana pengaruh kekuatan didalam cerita ini, karena ini akan membuat cerita kita menjadi hidup, bisa jadi nanti masalah politik akan mendasari cerita kita.


4. Sihir. Jelas ini masuk dalam fantasi karena sulit dijelaskan dengan logika, tapi jangan lupa kalau fantasi punya logika tersendiri. Misal, sihir api bisa padam kalau ketemu sihir air,begitu seterusnya. Bisa jadi untuk mendapatkan sihir ada elemen-elemen yang harus terpenuhi.


5. Makhluk hidup. Makhluk hidup yang berdiam dalam cerita kita juga perlu untuk di rumuskan, makhluk seperti apa yang tinggal di sini, apakah setengah dewa, atau peranakan dari dewa dan manusia, ataukan dunia peri, dan sebagainya.


6. Habitat. Habitat seperti apa yang akan kita bangun untuk makhluk dalam cerita kita, misal rawa-rawa didiami oleh makhluk berjenis apa, goa di diami oleh naga dan sebagainya. Urusan habitat ini juga meliputi manusia yang menjadi tokoh dalam cerita. Kita harus rumuskan dengan benar masalah habitat ini, karena habitat juga menentukan sistem keluarga, pekerjaan, makan, dan cara berpakaian. Watak tiap karakter kita juga dibangun berdasarkan habitat, orang yang tinggal di gunung biasanya keras, yang tinggal di perairan lumayan agak lembut dan pengasih, dll.


7. Teknologi. Tekhnologi tentu merupakan hal yang penting, perlu dilihat bagaimana tekhnologi mempengaruhi cerita kita, apakah tokoh kita di masa depan yang tekhnologinya sudah canggih atau di masa lalu yang memang tekhnologi belum terlalu berpengaruh.


8. Sejarah. Jangan pernah melupakan hal yang satu ini, sejarah seperti apa yang mempengaruhi karya yang kamu buat beserta tokoh-tokohnya. Kita dalam menulis fantasi bisa menggabungkan unsur-unsur sejarah ini atau juga bisa memainkan mitologi-mitologi yang ada, baik Sejarah kerajaan zaman dahulu, sejarah mengenai suatu tempat atau mitologi seperti mitologi Nordik, yunani dan banyak mitologi lainnya.


Bagaimana membangun cerita fantasi yang kuat.


Dalam membangun cerita fantasi, memang kita harus membuat cerita yang kuat dan tidak membosankan pembaca, di sini Gudang informasi sudah mengumpulkan pertanyaan yang bisa dipakai ketika menulis fantasi.


  1. Di mana lokasi cerita yang kita buat? Masa lalu? Masa depan? Atau dunia paralel?
  2. Siapa penghuni dunia yang kita buat? Manusia? Makhluk mistis? Atau campuran? atau makhluk dari mitologi?
  3. Sistem pemerintahan apa yang digunakan? Apa yang tidak pernah ada di dunia nyata? Dan bagaimana pemerintahan tersebut berjalan?
  4. Apa perbedaan sosial yang berlaku di antara masyarakatnya? Apa terdapat kelompok yang saling bermusuhan? Apa yang menjadi standar dasar kehidupan di sana?
  5. Bagaimana sejarah membentuk dunia yang kita buat? Apakah ada sejarah masa lalu sehingga jadi seperti sekarang? Atau bagaimana sejarah yang melatarinya?
  6. Apa peran tekhnologi dalam cerita yang kita buat? Apakah mereka sudah mempunyai tekhnologi maju atau bagaimana?
  7. Bagaimana pengaruh keajaiban? Bagaimana terjadi dan siapa yang menggunakannya? Apakah sihir hadir cukup luas atau hanya orang tertentu yang menguasainya? Apakah ada cara tertentu untuk mendapatkan kekuatan itu?


Dalam menulis cerita fantasi, detail latar cerita merupakan suatu hal yang sangat penting. segala sesuatu yang ada dalam cerita merupakan unsur penggerak dalam cerita fantasi yang di buat.  Jadi hati-hati membangun latar ketika menuliskan cerita fantasi, jika ada yang terlepas maka keutuhan cerita akan menjadi buyar.


Hal Penting Dalam Memperkuat Cerita Fantasi.

Dalam membuat cerita fantasi kita tidak bisa secara sembarangan saja menyelesaikan ceritanya. Ada hal-hal yang harus dilakukan supaya cerita benar-benar kuat dan berbobot. Berikut tiga hal yang harus dilakukan dalam menulis fantasi.


  1. Libatkan semua panca indera dalam membangun keutuhan cerita. Dalam melibatkan semua panca indera tidak harus sekaligus, kita bisa memainkan secara bertahap demi bertahap seiring berjalannya cerita yang kita buat. Dalam hal-hal tertentu perkuat penginderaan ini supaya pembaca benar-benar masuk kedalam cerita yang kita buat.
  2. Buat deskripsi yang singkat dan kuat, jangan terlalu detail, sorot beberapa hal penting untuk dibukak kepada pembaca dan sisakan bagian yang lain menjadi misteri. Supaya pembaca juga bertanya-tanya mengenai cerita yang kita buat, dan tinggalkan rasa penasaran pembaca untuk nanti baru dijawab sembari cerita terus berjalan menuju ending.
  3. Buat cerita secara rapih dan runut, pastikan tidak ada alur yang melompat-lompat, ceritakan dengan santai. Hindari alur mundur yang terlalu banyak, jika harus memakai jangan terlalu bertele-tele dengan alur mundur, bikin cerita yang lugas. Dan terakhir pastikan tidak ada kejadian yang berulang.


Sobat Gudang Informasi, itu tadi cara membuat novel fantasi, supaya novel fantasi yang kita buat bisa benar-benar di terima oleh pembaca. Tips membuat novel fantasi dari A sampai Z ini kalau benar-benar kita jalankan aku yakin cerita yang kita buat akan kuat dan liat. Salam

1 komentar untuk "Cara Membuat Novel Fantasi: Tips Lengkap dari A sampai Z"