Serangan Rusia Ke Ukraina : Skenario Perang Dunia Ke Tiga, Bagaimana seharusnya Indonesia bersikap

 

Serangan Rusia ke Ukraina

Latar Belakang Penyerangan Rusia

Setelah bersitegang dan ancaman penyerangan yang dikatakan oleh Presiden Rusia untuk menyerang Ukraina, akhirnya penyerangan itu benar-benar terjadi setelah pada Kamis 24 Februari 2022 Presiden Vladimir Putin mengumumkan operasi militer secara resmi.


Setelah pernyataan resmi tersebut Rusia langsung melakukan aksinya dengan meledakkan sejumlah kota di Ukraina seperti Kyiv, Odessa, Kharkiv dan Mariupol.


Serangan Rusia itu langsung dibalas oleh pernyataan Joe Biden dengan mengatakan AS dan Sekutu serta mitranya akan merespons dengan cara yang bersatu dan tegas.


Latar belakang penyerangan tersebut di dasari pada pengakuan Rusia atas kemerdekaan dua wilayah Ukraina timur, Donetsk dan Luhansk. Di samping itu ada kekhawatiran Rusia terhadap rencana Ukraina untuk menjadi anggota NATO. 


Sebab jika sampai Ukraina menjadi anggota NATO, hal ini akan semakin mengurangi dominasi Rusia di Eropa Timur, karena semenjak bubarnya Pakta Warsawa secara resmi pada tahun 1991, dominasi Rusia perlahan mulai berkurang.


Pernyataan Putin terhadap pengakuan kemerdekaan itu sebenarnya sudah membuat ketar-ketir Negara Barat yang dikomandoi oleh Amerika, sebelum akhirnya Rusia benar-benar melakukan operasi Militer terhadap Ukraina.


Skenario Perang Dunia Ke tiga


Sobat Gudang Informasi, dengan terjadinya penyerangan Rusia tehadap Ukraina, bukan tidak mungkin hal ini akan sumbuh memicu terjadinya perang dunia ketiga yang memang sudah dikhawatirkan dunia sejak lama.


Jika Amerika bangkit bersama NATO, di pihak Rusia juga mempunyai organisasi militer yang mirip dengan NATO yakni Collective Security Treaty Organization (CSTO).


Sekutu Rusia di dalam CSTO berupa negara yang dahulu berada di bawah Uni Soviet Rusia, Armenia, Belarusia, Kazakhstan, Kirgistan, dan Tajikistan, selain itu di belakang Rusia ada juga China, Iran, dan Korea Utara, kuba, dan lain-lain yang kemungkinan akan bangkit jika negara Rusia di serang oleh Amerika dan Sekutunya.


Di lain pihak terdapat juga kekuatan Amerika Serikat bersama Nato diantaranya  Albania, Belanda, Belgia, Bulgaria, Denmark, Estonia, Hongaria, Inggris, Islandia, Italia, Jerman, Kanada, Kroasia, Latvia, Lituania, Luksemburg, Makedonia Utara, Montenegro, Norwegia, Perancis, Polandia, Portugal, Republik Ceko

Rumania, Slovakia, Slovenia, Spanyol, Turki, Yunani.


Jika Amerika serikat dan NATO memobilisasi tentara ke Ukraina untuk membendung Rusia, perang dunia ketiga benar-benar akan terjadi, pada awalnya memang perang akan terjadi di Ukraina.


Tapi melihat dari api peperangan yang sudah terpercik dari dulu perang akan merebak kemana-mana, api perang di mulai dari Ukraina akan menjalar ke seluruh Dunia.


Jika Sampai hal ini terjadi China pasti akan bangkit untuk memulai mengobarkan perang di Asia, sementara Korea Utara yang merupakan sekutu Rusia menjadi punya alasan untuk memulai peperangan dengan Korea Selatan yang memang sudah mempunyai kemelut panjang.


Sementara itu akan melibatkan diri juga dalam perang Jepang dan Jerman, kedua negara ini memang belum mengambil tindakan, tapi jika peperangan meletus mengingat kerugian yang negara ini alami pada perang dunia 2, kemungkinan kedua negara ini akan berada dipihak Rusia.


Begitu juga di tanah Arab negara Iran kemungkinan akan bangkit menerjang karena negara ini punya alasan besar untuk berperang dengan Amerika Serikat, terjangan  Iran akan di ikuti oleh Mesir, Libya dan negara lain yang memang membenci amerika ditambah lagi mereka sudah gerah dengan tindakan Israel yang memang sekutu Amerika.


Di tanah Arab adalagi Negara Arab Saudi, walaupun negara ini, merupakan sekutu Amerika Serikat, tapi Arab Saudi punya kerjasama militer dengan Rusia.


Skenario lainnya masih banyak yang mungkin akan terjadi, tapi pergerakan ke arah Perang Dunia Ketiga masih tergantung pada bagaimana sikap Amerika dan Sekutunya dalam menggerakkan pasukannya. 


Bagaimana sikap Indonesia?


Terhadap penyerangan ini melalui Kementrian Luar Negeri, Indonesia memang sudah mengeluarkan 5 pernyataan:


  1. Penghormatan terhadap tujuan dan prinsip piagam PBB dan hukum internasional, termasuk penghormatan terhadap integritas wilayah dan kedaulatan, penting untuk terus dijalankan.
  2. Oleh karenanya, serangan militer di Ukraina tidak dapat diterima. Serangan juga sangat membahayakan keselamatan rakyat dan mengancam perdamaian serta stabilitas kawasan dan dunia. 
  3. Indonesia meminta agar situasi ini dapat segera dihentikan dan semua pihak agar menghentikan permusuhan serta mengutamakan penyelesaian secara damai melalui diplomasi. 
  4. Indonesia mendesak Dewan Keamanan PBB untuk mengambil langkah nyata guna mencegah memburuknya situasi.
  5. Pemerintah, melalui Kementerian Luar Negeri, telah mempersiapkan rencana evakuasi WNI. Keselamatan WNI selalu menjadi prioritas pemerintah.


Jika dilihat sekilas pernyataan ini merupakan reaksi awal yang dikeluarkan karena memang Amerika Serikat belum menggerakkan kekuatan militer.


Namun andai kata militer Amerika Serikat bersama sekutunya benar-benar di gerakan tentu kedua pihak yang bersekutu akan mengharapkan bagaimana sikap dari Indonesia.


Indonesia akan menjadi negara yang di nantikan sikapnya, mengingat selain negara yang berada di sekitar sekutu Amerika dan Rusia, juga kekuatan militer indonesia terbilang cukup besar.


Indonesia tentu akan berat mengumumkan sikapnya mengingat kerjasama dengan Amerika selama ini terbilang lancar, tapi sebagian besar rakyat tidak menyukai negara ini, jika mendukung negara ini mungkin tidak akan mendapat dukungan rakyat.


Sementara itu jika berdiri di pihak Rusia juga tekanan tentu akan datang dari Amerika, tapi sangat tidak mungkin hal ini akan terjadi mengingat selama ini hubungan Indonesia dengan Rusia juga baik-baik saja. Di tambah lagi di sini ada China yang selama ini sedang gencar mengadakan kerjasama dengan Indonesia.


Selebihnya Wallahualam, sebab peperangan juga sedang menunggu reaksi dari Amerika dan Sekutunya, karena perang dunia ketiga akan terjadi dan bergulir kedepannya tergantung pada tindakan negara-negara ini.


Salam

Posting Komentar untuk "Serangan Rusia Ke Ukraina : Skenario Perang Dunia Ke Tiga, Bagaimana seharusnya Indonesia bersikap"