7 Rekomendasi Tempat Wisata di Kota Palembang, Tempat Yang Indah Untuk Bersantai Dan Menghabiskan Waktu Bersama Keluarga.


Palembang yang merupakan kota tertua yang ada di Indonesia ini, pernah menjadi pusat pemerintahan Kerajaan Sriwijaya dan Kesultanan Palembang Darussalam, dan sekarang menjadi ibu kota Provinsi Sumatera Selatan.


Selain memiliki nilai sejarah yang tinggi kota yang pernah porak-poranda saat terjadinya pertempuran lima hari lima malam ketika terjadi agresi belanda dahulu, juga menyimpan sangat banyak tempat wisata.


Untuk itu Gudang Informasi pada kesempatan kali ini akan mengulas 7 Rekomendasi Tempat Wisata di Kota Palembang, Tempat Yang Indah Untuk Bersantai Dan Menghabiskan Waktu Bersama Keluarga.


1 Jembatan Ampera


Jembatan Ampera adalah sebuah jembatan di Kota Palembang, Provinsi Sumatera Selatan, Indonesia. Jembatan Ampera, terletak di tengah-tengah kota Palembang, menghubungkan daerah Seberang Ulu dan Seberang Ilir yang dipisahkan oleh Sungai Musi.


Pembangunan jembatan ini dimulai pada bulan April 1962, setelah mendapat persetujuan dari Presiden Soekarno. Biaya pembangunannya diambil dari dana pampasan perang Jepang. 


Pada awalnya, jembatan ini, dinamai Jembatan Bung Karno. Peresmian pemakaian jembatan dilakukan pada tahun 1965, sekaligus mengukuhkan nama Bung Karno sebagai nama jembatan. Setelah terjadi pergolakan politik pada tahun 1966, ketika gerakan anti Soekarno sangat kuat, nama jembatan itu pun diubah menjadi Jembatan Ampera (Amanat Penderitaan Rakyat).


Panjang Jembatan 1.177 M, lebar 22 M semua bagian tengah bisa diangkat agar kapal-kapal besar bisa lewat namun sejak tahun 1970 bagian tengah sudah tidak dapat diangkat lagi. Bandul pemberatnya pada tahun 1990  dibongkar karena dikhawatirkan dapat membahayakan. Tinggi jembatan ini 11,5 M dari atas permukaan air, tinggi menara 63 M dari permukaan tanah dan jarak antara menara 75 M.


2 Benteng Kuto Besak


Benteng Kuto Besak terletak di bagian tenggara Sungai Musi. Bentuk benteng adalah persegi panjang. Ukurannya adalah 288,75 meter × 183,75 meter. Pintu gerbang Benteng Kuto Besak ada tiga yakni di bagian timur laut, barat laut dan tenggara. Celah intai dibangun di dinding benteng. Celah ini semakin mengecil ke arah dalam. 


Dermaga dibangun di bagian depan benteng. Dermaga ini digunakan untuk jalan sultan menuju Sungai Musi. Di bagian ujung dermaga terdapat sebuah gerbang beratap limas. Alun-alun juga dibuat di bagian depan benteng. Meriam-meriam diletakkan secara sejajar pada gerbang utama. 


Di bagian kanan gerbang ada dua bangunan berbentuk persegi panjang. Kedua bangunan terbuat dari kayu dengan atap sirap tanpa dinding. Salah satu bangunan merupakan tempat duduk sultan. Usulan untuk membuat Benteng Kuto Besak telah disampaikan pada masa pemerintahan Sultan Mahmud Badarudin I. Pembangunan benteng baru diadakan pada tahun 1780 dalam masa pemerintahan Sultan Mahmud Muhammad Bahauddin. Dinding tembok dibangun setebal 1,99 meter dengan tinggi 9,99 meter. 


3 Masjid Cheng Ho


Masjid yang bernama lengkap Masjid Al-Islam Muhammad Cheng, merupakan masjid yang bergaya Tiongkok. Masjid ini beralamat di 15 Ulu, Seberang Ulu I, atau di depan Pasar Induk Jakabaring, Palembang, Sumatra Selatan. Dari pusat Kota Palembang, Masjid Cheng Ho berjarak sekitar 7,3 km. Dengan kendaraan bermotor, masjid ini bisa dicapai dalam waktu sekitar 15 menit.


Bangunan utama masjid ini didominasi warna pink dengan pilar-pilar berwarna merah. Atapnya terdapat kubah berwarna hijau dengan bulan sabit dan bintang layaknya masjid-masjid di Timur Tengah. Sementara di keempat sudut bangunan terdapat atap berbentuk limas.


Masjid dilengkapi dua menara serupa pagoda berwana merah, yang masing-masing diberi nama “Habluminallah” dan “Hambluminannas". Kedua menara itu punya lima tingkat, yang melambangkan shalat lima waktu dalam sehari. Tinggi menara mencapai 17 meter; simbol dari jumlah rakaat yang harus dikerjakan setiap Muslim dalam sehari.



4 Hutan Wisata Punti Kayu


Hutan Wisata Alam Punti Kayu adalah sebuah kawasan pelestarian alam yang dimanfaatkan untuk kegiatan pariwisata alam dan rekreasi di Palembang, Sumatra Selatan. Hutan ini berada tepatnya di kawasan Km.7 Palembang. Kawasan ini dilengkapi dengan fasilitas flying fox, taman bermain, miniatur 7 keajaiban dunia, danau, waterpark, dan berbagai hiburan lainnya.


Punti Kayu merupakan hutan pinus dalam kota terbesar di Indonesia. Selain menjadi tempat favorit wisata tengah kota, Punti Kayu berkontribusi dalam penyerapan karbon dioksida dan mengimbangi pembangunan kota Palembang yang cukup pesat. Lebih dari 80% lahan Punti Kayu adalah lahan konservasi yang hingga saat ini masih sangat terjaga.


5 Taman Purbakala Kerajaan Sriwijaya


Taman Purbakala Kerajaan Sriwijaya atau sebelumnya dikenal dengan nama Situs Karanganyar adalah taman purbakala bekas kawasan permukiman dan taman yang dikaitkan dengan kerajaan Sriwijaya yang terletak tepi utara Sungai Musi di kota Palembang, Sumatra Selatan.


Di kawasan ini ditemukan jaringan kanal, parit dan kolam yang disusun rapi dan teratur yang memastikan bahwa kawasan ini adalah buatan manusia, sehingga dipercaya bahwa pusat kerajaan Sriwijaya di Palembang terletak di situs ini. Di kawasan ini ditemukan banyak peninggalan purbakala yang menunjukkan bahwa kawasan ini pernah menjadi pusat permukiman dan pusat aktivitas manusia.


Taman Purbakala Kerajaan Sriwijaya Palembang ini terletak di Karang Anyar, Gandus, Kota Palembang, Sumatera Selatan. Taman ini hanya berjarak kurang lebih 4 kilometer dari pusat Kota Palembang.


6 Bukit Siguntang


Bukit Siguntang terletak di Jalan Srijaya Negara, Kelurahan Bukit Lama, Kecamatan Ilir Barat I, Palembang.


Bukit Siguntang merupakan tempat yang dianggap suci dan penuh kharisma sejak abad 14-17. Di tempat ini terdapat makam para tokoh keturunan Kerajaan Srwijaya. Tidak heran jika kawasan Bukit Siguntang menjadi salah satu destinasi wisata sejarah, terutama mengenai sejarah Kerajaan Sriwijaya yang pernah menjadi pusat kegiatan agama Buddha di nusantara.


7 Pulau Kemaro


Pulau Kemaro, merupakan sebuah delta kecil di Sungai Musi, berjarak sekitar 6 km dari Jembatan Ampera. Pulau Kemaro terletak di daerah industri Pabrik Pupuk Sriwijaya dan Pertamina Plaju.


Pulau kemaro memiliki luas ±79 Ha dengan ketinggian 5 m dpl, Selain memiliki pesona alam yang indah, pulau Kemaro identik dengan kota Tiongkok dan masyarakat Tionghoa serta adat istiadat dan kehidupan asli masyarakat Palembang. Daya tarik wisata sejarah yang ada di pulau Kemaro berupa adanya peninggalan-peninggalan sejarah (Pagoda berlantai 9, Makam putri Sriwijaya, Klenteng Hok Tjing Rio, Kuil Buddha, pertunjukkan kesenian, dan ritual keagamaan khususnya umat Tridharma). .


Pulau Kemaro berada tak jauh dari Jembatan Ampera, jika ingin mengunjungi tempat ini kita dapat menyewa perahu dengan berbagai ukuran sesuai kapasitas, dari bawah Jempatan Ampera, karena di sini banyak orang-orang yang menyewakan perahunya kepada pengunjung yang ingin pergi kepulau kemaro.


Sahabat Gudang Informasi, itulah 7 Rekomendasi Tempat Wisata di Kota Palembang, Tempat Yang Indah Untuk Bersantai Dan Menghabiskan Waktu Bersama Keluarga, jadi jangan lupa ya, jika berkunjung ke Kota Palembang untuk mendatangi tempat-tempat ini.

####

Posting Komentar untuk " 7 Rekomendasi Tempat Wisata di Kota Palembang, Tempat Yang Indah Untuk Bersantai Dan Menghabiskan Waktu Bersama Keluarga."