Seluruh Indonesia wajib tahu hal ini, Penting Di Hindari 18 Kesalahan Penulisan Pemula yang harus dihindari.

 



Sudah merupakan satu paradoks dalam kehidupan, jika setiap orang yang baru memulai sesuatu di sebut sebagai seorang pemula. Akantetapi tidak ada seorang pun yang ingin disebut sebagai seorang pemula dalam kehidupan ini. Begitu juga dalam hal menulis novel streotip itu juga juga berlaku, tapi sahabat Bimakai tidak usah ragu walau baru pertama kali mencoba menulis novel, berikut ini kami rangkum 18 kesalahan penulis pemula berdasarkan pengalaman dari admin berkutat dengan berbagai macam novel yang dikirim ke admin, catatan ini mungkin bisa sahabat hidari supaya tidak terliha sebagai seorang pemula.


1. Menunggu seseorang untuk meminta kalian menulis novel 

Hal pertama ini sangat sering terjadi dengan kita, kita sering kali menunggu orang lain untuk meminta kita lebih dahulu dalam menulis novel baru kita memulainya, sebaiknya hal ini perlu sahabat hindari, mulailah menulis dari diri kalian walaupun ada atau tiada orang yang memintanya.


2. Meniru cara menulis penulis favorit.

Alih-alih kita menulis dengan cara dan gaya kita sendiri, kebanyakan dari kita pertama menulis selalu meniru gaya penulis yang kita pavoritkan, hal ini memang tidak dilarang, tapi cobalah untuk terus menulis setiap hari, dan mulai gali gaya menulis kita sendiri.


3. Dialog paksa yang tidak memajukan plot dalam novel.

 Untuk menghindari penulisan dialog yang dipaksakan, ingatlah bahwa pembaca tidak mengharapkan kalian untuk menghubungkan setiap kata yang diucapkan antar karakter. Alih-alih, gunakan dialog untuk menyampaikan informasi penting atau untuk memberi pembaca wawasan tentang pikiran atau perasaan karakter. Dialog yang ditulis dengan lancar dapat mengungkapkan bagaimana karakter berhubungan satu sama lain atau bagaimana perasaan mereka tentang satu sama lain.


4. Setiap karakter berbicara dengan gaya, pilihan kata, dan ritme yang sama persis

Untuk membedakan karakter yang kalian buat dan membuatnya terasa nyata bagi pembaca, pastikan bahwa setiap karakter memiliki gaya yang berbeda atau cara berbicara yang lebih spesifik. Jika semua karakter kalian terlihat sama dalam dialog, sebaiknya kalian tidak menyertakan dialog sama sekali. Satu cara untuk membuat antar karakter berbeda, perhatikan bagaimana orang-orang di sekitar kalian berbicara. Setiap orang memiliki kata atau frasa tertentu yang cenderung sering mereka ulangi dalam percakapan. Jika kalian jeli memperhatikan perbedaan cara setiap orang berbicara, kalian akan lebih mudah menentukan gaya unik untuk karakter kalian.


5. Memberitahu pembaca apa yang terjadi, bukan menunjukkan tindakan melalui karakter yang di buat.

Kalian tentu ingin pembaca merasa seolah-olah mereka mengalami hal yang sama dengan karakter utama dalam novel kalian. Kalian tidak dapat menggiring pembaca memasuki sebuah cerita hanya dengan memberi tahu mereka fakta-fakta dasar tentang apa yang sedang terjadi. 

Perhatikan contoh berikut, yang hanya memberi tahu pembaca apa yang terjadi: 


"Ketika dia melihat siluman di tikungan, dia merasa takut dan ingin melarikan diri." 


Untuk menulis adegan yang sama dengan cara yang menunjukkan kepada pembaca apa yang sedang terjadi, kalian dapat menulis dengan cara berbeda seperti ini: 


"Dia melihat siluman di tikungan, seketika mukanya menjadi tegang melihat tatapan mengintimidasi di mata gelap siluman itu. Dia mencoba berbalik dan lari. menuju rumah, tetapi kakinya menjadi lumpuh karena ketakutan."



6. Berganti-ganti sudut pandang atau melompat-lompat.

Penulis pemula sering lupa untuk tetap berpegang pada satu sudut pandang yang mereka pilih di sepanjang cerita. Kebanyakan novel diceritakan melalui mata protagonis, jadi jika protagonis tidak tahu apa yang dipikirkan atau dirasakan orang lain, pembaca juga tidak boleh tahu. Jika kalian tiba-tiba beralih perspektif dan memberikan pandangan sekilas yang ada di dalam pikiran karakter lain, yakinlah kalian akan membingungkan pembaca kalian dan berisiko kehilangan minat mereka.


7. Tidak menyertakan konflik atau ketegangan yang cukup dalam cerita.

Cerita yang bagus akan memiliki keseimbangan konflik yang sempurna sehingga pembaca merasa terlibat dalam setiap adegan novel, sehingga pembaca menjadi penasaran dan selalu ingin mengikuti novel yang kalian buat.


8. Menyelesaikan konflik tanpa perjuangan, rasa sakit, atau usaha total.

 Jika kalian membuat protagonis di novel kalian dapat mencapai semua yang selalu dia inginkan tanpa banyak perjuangan, yakinlah pembaca akan segera kehilangan minat untuk mengikuti dan membaca apa yang kalian tulis.


9. Memasukkan terlalu banyak karakter.

Menampilkan terlalu banyak karakter akan membuat cerita kalian terasa berantakan dan sulit untuk diikuti. Sebaiknya tetap dengan satu hingga empat karakter utama dan hanya beberapa karakter pendukung.


10. Memberikan detail yang tidak perlu atau terlalu banyak latar belakang.

Kalian mungkin perlu menulis cerita latar yang rumit saat menemukan plot dan atau mengenalkan karakter yang kalian buat. Dalam hal ini kalian harus pintar-pintar mengakalinya, bagian mana yang perlu di ungkapkan dan bagian mana yang tidak perlu, atau disimpan nanti dan di perlihatkan sedikit demi sedikit kepada pembaca kalian.




11. Menggunakan terlalu banyak tanda seru.

Rahasia sebenarnya ketika menulis novel kalian tidak pernah membutuhkan lebih dari satu tanda seru. Kalian hanya dapat menggunakan tanda seru lebih sering dalam dialog, tetapi dalam narasi sebaiknya dihindari, temukan cara untuk mengekspresikan antusiasme atau kegembiraan dengan kata-kata narasi yang lebih apik.


12. Menulis dengan kalimat pasif

 Kalimat pasif menghilangkan subjek dari kalimat, sehingga sulit untuk pembaca mengetahui siapa yang melakukan tindakan tersebut. Kalimat pasif juga dapat memberi jarak antara pembaca dan tindakan karakter yang kalian tulis dalam cerita, yang merupakan kebalikan dari apa yang ingin kalian capai.


13. Klise.

Klise terlalu sering digunakan dan tidak orisinal, jadi hindari mereka seperti wabah. Pekerjaan kalian merupakan pekerjaan yang unik dan menarik, jadi jangan ragu membukak tesaurus dan temukan cara baru untuk mengekspresikan frasa umum.


14. Tanda baca yang salah.

Ketahui kapan harus menggunakan koma, titik koma, atau titik dua, dan pelajari cara memberi tanda baca pada dialog. Jika kalian tidak yakin, jangan ragu untuk membukak kembali kaidah PUEBI supaya kalian bisa tepat dalam menggunakan tanda baca.


15. Menggunakan tanda kutip pada narasi.

 Ingat dalam menggunakan tanda kutif sebaiknya hanya pada saat kalian menulis dialog. Tanda kutif ini akan menjadi "sangat mengganggu" jika skalian "menggunakan tanda kutip secara berlebihan."


16. Terlalu mengandalkan pemeriksaan ejaan pada word.

Pemeriksaan ejaan pada aplikasi ini tidak akan menemukan semua kesalahan kalian. Dalam beberapa kasus masih sangat banyak kata yang salah eja atau disalahgunakan akan lolos dari pemeriksaan ejaan tanpa terdeteksi. Setelah menulis akan lebih baik kalau kalian kembali membaca naskah kalian, edit, dan koreksi dengan cermat secara mandiri.


17. Inkonsistensi dalam cerita.

Bagaimanapun pintarnya kalian kalau kalian tidak hati-hati pembaca akan menangkap setiap inkonsistensi atau kontradiksi dalam cerita. Jika kalian telah menetapkan karakter sebagai anak tunggal di bab dua, jangan sampai pada bab-bab selanjutnya kalian menyebutkan jika karakter kalian mempunyai saudara.


18. Membuat garis waktu dalam cerita yang tidak jelas

Kalian tidak harus memberikan tanggal dan waktu yang tepat, tetapi pembaca harus dapat memahami garis waktu cerita kalian tanpa membolik-balik untuk melihat bab-bab sebelumnya.




Sahabat Bimakai demikian kami sajikan 18 daftar kesalahan kesalahan penulis pemula semoga hal ini akan dapat membantu sahabat semua menghindari kesalahan umum ini saat menulis novel. Walaupun sebenarnya daftar yang sebenarnya lebih panjang dari ini, tapi jika kalian bisa menghindari kesalahan di atas kami yakin novel sahabat akan lebih enak lagi untuk di baca.



Jika kalian merasa postingan ini mempunyai manfaat buat kalian, silahkan bagikan postingan ini di media sosial.

4 komentar untuk "Seluruh Indonesia wajib tahu hal ini, Penting Di Hindari 18 Kesalahan Penulisan Pemula yang harus dihindari."

  1. Sangat membantu bagi penulis pemula, terima kasih, ilmunya.

    BalasHapus
  2. Terima kasih ilmunya Kak Bima, membantu sekali bagi para penulis

    BalasHapus